Follow � JOGJA
Login
Lupa Password ?
Berita Jogja

Berita Utama Kotajogja


Kampung Hijau Gambiran RW 08 Bermula dari Bencana akhirnya Menjadi Tertata


Kampung Hijau Gambiran RW 08 Bermula dari Bencana akhirnya Menjadi Tertata

Masyarakat atau individu yang dikatakan beruntung adalah yang memiliki sifat bijak ketika terjadi bencana pada dirinya. Tidak mencari siapa yang salah melainkan mengakui kesalahannya dan siap memperbaikinya. Hal ini tentunya bisa kita lihat dari kesadaran kolektif yang dimiliki masyarakat Kampung Gambiran RW 08 dalam berbenah ketika daerah mereka terkena bencana.

Tahun 2005 merupakan awal dari bencana banjir yang menimpa Kampung Gambiran RW 08, satu tahun kemudian tepatnya 13 Desember 2006 dan terakhir 27 Desember 2007 banjir besar menghancurkan saluran pelimpah, taman dan luluh lantah Galery Abiyasa. Tidak hanya itu, lingkungan yang tak sehat dan kurang terjaga telah menjadikan warga mengalami wabah demam berdarah secara bergantian.

Setelah kejadian tersebut, kesadaran kolektif warga muncul dan menyadari semuanya kembali kepada perilaku mereka yang selama ini tidak peduli dengan lingkungan yang mereka tempati. Berangkat dari satu titik kesadaran yang sama akhirnya warga Kampung Gambiran RW 08 bersepakat untuk mencari akar permasalahan dan mencari solusi bersama untuk melakukan sesuatu yang berguna bagi lingkungan.

Proses yang panjang pun dilalui, dimana masyarakat pada akhirnya berkomitmen untuk mengelola dan melestarikan lingkungan hidup sesuai kondisinya dengan mengutamakan kegiatan Pengelolaan Sungai Gajah Wong, Sampah Mandiri, Energi Alternatif, Sanitasi ipal, Tamanisasi dan Penghijauan, Kembali ke Pangan Lokal sesuai Ekologi Lingkungan, Kebutuhan Sarana & Ruang Publik, serta Perpustakaan Jendela Dunia. Selanjutnya dengan kebulatan tekad, warga menyatakan dan mengikrarkan diri dalam Deklarasi 1 April 2007 sebagai “Kampung Hijau“ Gambiran RW 08, sebuah impian panjang yang menantang dan harus senantiasa diperjuangkan. Komitmen dan kebersamaan dalam berbuat yang nyata terus dilakukan, dimana dalam upaya mewujudkan Kampung Hijau memerlukan waktu dan usaha yang penuh dengan kesungguhan. (mf/kotajogja.com)







Profile Tokoh
Ngatinah - Legenda Gudeg Mercon Jogjakarta

Di usianya yang menginjak 60 tahun, Ngatinah tetap semangat dalam menjalankan bisnisnya yang dia rintis sejak tahun 1992. Wanita kelahiran Boyolali ini layak kita berikan… Selengkapnya