Backpacker Guide ke Jogja

2384
Backpacker
Backpacker Jogja (haiineola.com)

Jogja merupakan salah satu kota wisata favorit di Indonesia. Selain keunikan dari sisi sistem pemerintahannya, Jogja memiliki ciri khas dan ketertarikan tersendiri di sektor pariwisata. Karena itu, tak heran jika banyak wisatawan baik domestik maupun mancanegara tertarik untuk mengunjungi Jogja. Belum lagi dengan cerita-cerita orang yang pernah ke Jogja. Bagaimana rindunya mereka dengan hal-hal di Jogja seperti keramahan penduduknya, akomodasi yang murah, kuliner yang beragam dan kenangan-kenangan manis lainnya. Ditambah dengan biaya yang cukup terjangaku, Jogja pun masuk dalam list teratas favorit para backpacker.

Dari segi pariwisata pun sangat beragam, mulai dari wisata sejarah dan budaya, belanja, kuliner, hingga alam dan adrenalin. Semuanya lengkap ada di Jogja. Wilayah Jogja yang tidak terlalu besar juga menjadi kemudahan para wisatawan karena mereka tidak perlu menghabiskan banyak waktu di jalan saat berlibur di Jogja. Letak geografis Jogja yang berada di tengah Pulau Jawa ini pun menjadi nilai tambah menjadi tempat wisata yang mudah dikunjungi.

Nah, untuk kamu yang hobi liburan dengan gaya backpacker, Jogja bisa masuk list pertama kamu lho. Yuk simak tips-tips liburan ala backpacker di Jogja.

Backpacker ke Jogja : Transportasi

jogja2
Stasiun Tugu Yogyakarta

Mengenai urusan transportasi ke Jogja, kamu punya banyak sekali pilihan, kamu bisa menggunakan kereta, bis, maupun pesawat. Untuk kalian yang dari luar jawa, kamu bisa direct flight menuju Bandara Adisucipto Yogyakarta, atau bisa menuju bandara-bandara lain seperti Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta atau Bandara Juanda Surabaya, baru setelah dilanjutkan dengan jalur darat dengan bis atau kereta.

Untuk transportasi darat ke Jogja, kamu bisa memilih kereta atau bis. Jika menggunakan kereta, ada dua stasiun yang bisa menjadi tujuan kamu, Stasiun Lempuyangan untuk kereta ekonomi dan Stasiun Tugu Yogyakarta untuk kereta kelas bisnis dan eksekutif. Dari kedua stasiun tersebut kamu bisa melanjutkan destinasi wisata kamu menggunakan transjogja, ojek, becak, atau berjalan kaki.

Transjogja (krjogja.com)
Transjogja (krjogja.com)

Jika kamu ke Jogja menggunakan bus, kamu bisa singgah di Terminal Giwangan atau Terminal Jombor. Biasanya bus-bus dari Jakarta, Bandung, Surabaya akan singgah di Terminal Giwangan. Sementara Terminal Jombor biasanya disinggahi bus-bus dari arah utara Jogja seperti Magelang, Semarang, dan Wonosobo. Setelah itu kamu dapat melanjutkan perjalanan kamu menuju pusat kota dengan transjogja atau angkutan umum lainnya.

Kebanyakan para backpacker yang datang ke Jogja, mereka lebih memilih kereta karena harganya yang terjangkau, waktu perjalanan yang lebih singkat, dan lebih nyaman. Untuk tarif kereta ekonomi menuju Jogja rata-rata dikisaran harga Rp. 100.000,-. Dengan fasilitas ac dan kebersihan yang lebih terjaga, tak heran jika kereta masih menjadi idola pertama para backpacker.

Untuk transportasi di Jogja, untuk city tour, kamu bisa menjelajah menggunakan Transjogja yang dipatok dengan tarif Rp. 4.500,-. Untuk destinasi di luar kota Jogja, kamu bisa menggunakan angkutan umum. Kalau kamu bersama rombongan dan ingin menjelajah wisata luar Jogja seperti Gunungkidul atau Kulon Progo, lebih baik menggunakan mobil sewaan karena akan lebih mudah dan irit ongkos. Kalau kamu hanya sendiri atau berdua, kamu bisa menyewa sepeda motor dengan tarif rata-rata 35 ribu – 50 ribu per hari.

Backpacker ke Jogja : Penginapan

Wake Up Hostel Yogyakarta (tripadvisor.com)
Wake Up Hostel Yogyakarta (tripadvisor.com)

Penginapan di Jogja sangat beragam, mulai dari kelas resort, bintang 5 hingga sekelas hostel pun ada. Biasanya pilihan para backpacker adalah penginapan dengan harga di bawah 200 ribu. Pertama adalah kawasan Sosrowijayan. Kawasan Sosrowijayan berdekatan dengan kawasan Malioboro. Selain terdapat banyak penginapan yang memiliki harga terjangkau, kawasan ini juga berada di pusat kota. Tak heran menjadi kawasan favorit backpacker untuk menginap. Disini juga banyak homestay yang menawarkan harga di bawah 100 ribu tergantung penawaran dan negosiasi.

Yang sekarang ini marak dikalangan para backpacker adalah penginapan jenis hostel. Sistem di penginapan jenis hostel memang agak berbeda dengan hotel. Dari segi harga, hostel jauh lebih murah dengan hotel, namun pelayanannya tidak kalah dengan hotel. Di hotel, satu kamar hanya bisa diisi 2-3 orang, namun di hostel lebih mirip seperti asrama, dengan banyak tempat tidur. Tidak jarang ketika kita menginap di hostel, kita akan berada satu ruangan bersama backpacker dari daerah lain. Jika menginap di hostel, kita akan diberi kunci loker untuk menaruh barang bawaan kita. Untuk akomodasi, hostel memang tidak menyediakan paket akomodasi seperti makanan, namun hostel menyediakan dapur untuk kita memasak sendiri. Contoh hostel yang ada di sekitar pusat kota adalah Edu Hostel dan Wake Up Hostel.

Kampung Prawirotaman (kanaljogja.com)

Kawasan favorit kedua adalah berada di Jalan Prawirotaman. Kawasan Prawirotaman masih agak asing di telinga backpacker local karena memang kebanyakan wisatawan yang menginap di sekitar kawasan ini adalah wisatawan asing. Harga penginapan disini mulai dari 100 ribu per malam. Lokasinya berada di Jalan Parangtritis dan agak jauh dari pusat kota, karena itu kawasan disini relative sepi. Di sekitar Prawirotaman banyak terdapat bar-bar dan resto unik yang menyajikan makanan khas western.

Backpacker ke Jogja : Tempat Wisata

Pantai Indrayanti (viva.co.id)
Pantai Indrayanti (viva.co.id)

Untuk tempat-tempat wisata, kamu bebas kemana pun kamu mau. Kamu bisa seharian menjelajah satu kawasan di Jogja, misalnya kamu punya rencana stay 3 hari di Jogja. Hari ini kamu bebas main di Gunungkidul, mulai dari cave tubing di kali suci, air terjun sri gethuk, kawasan Gunung Api Ngelanggeran, atau menjelajah pantai-pantai cantik di Gunungkidul.

Wisata Kali Biru Kulon Progo (jadiberita.com)
Wisata Kali Biru Kulon Progo (jadiberita.com)

Besoknya kamu bisa menjelajah wisata-wisata hijau di Kulon Progo seperti Kali Biru, Hutan Pinus, Kebun Teh Nglinggo, dan masih banyak lainnya. Untuk hari terakhir, kamu bisa liburan ala city tour. beberapa pilihan antara lain Candi Prambanan, Museum De Mata, Keraton, dan wisata belanja di Malioboro.

Kawsan Malioboro (Anekatempatwisata.com)
Kawsan Malioboro (Anekatempatwisata.com)

Gimana? Menyenangkan dan mudah bukan? Pastikan setiap hal sudah benar-benar direncanakan dengan baik mulai dari transportasi, akomodasi, hingga uang jajan kamu. Khususnya yang dari Jakarta, biasanya harus pesan tiket kereta jauh-jauh hari agar tidak kehabisan kursi. Jadi, kapan ke Jogja? (hika/kotajogja)

 

Tulis Komentar

loading...
BAGIKAN
Artikel Sebelumnya10 Must Do In Jogja
Artikel Berikutnya48 Hours in Jogja