Saatnya Wisata Murah-Meriah di Pasar Malam Sekaten Yogyakarta

0
70
Alun - Alun Utara Jogjakarta Photo by IG @fery_iskandar

Meskipun tradisi tahunan Pasar Malam Sekaten baru dibuka secara resmi oleh Keraton Yogyakarta 10 November lalu, namun Alun-alun Utara Yogyakarta sudah dipenuhi lapak sejak 1 November 2017.

Sekaten sendiri merupakan tradisi yang digelar Keraton Yogyakarta dan Keraton Surakarta sebagai peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad. Acara ini digelar setiap Rabiul Awal pada penanggalan Hijriyah.

Biasanya beberapa minggu sebelum puncak acara Sekaten, digelar Pasar Malam Perayaan Sekaten yang sudah menjadi agenda tahunan Kota Yogyakarta sekaligus menjadi daya tarik wisata Yogyakarta.

Layaknya pasar malam seperti umumnya, disini akan banyak ditemui berbagai wahana menarik yang bisa dicoba, seperti ombak banyu, komidi putar, kandang burung/bianglala, kora-kora dan beberapa lainnya. Selain berbagai wahana permainan, Sekaten juga surganya para pecinta kuliner. Berbagai jajanan lezat ada disini, mulai dari jajanan jadul jaman cilik hingga yang kekinian ada semua di sekaten.

Yang paling menarik adalah stand awul-awul. Stand awul-awul sendiri masih menjadi spot favorit bagi para pengunjung Sekaten. Berbagai pakaian bekas brand ternama bisa ditemukan disini dengan harga yang sangat miring. Bila beruntung, pengunjung bisa mendapatkan pakaian bekas dengan kualitas yang masih sangat bagus dan tentu saja dengan harga murah.

Tahun ini, pemerintah Kota Yogyakarta menyediakan 486 lapak, serta 14 anjungan khusus pengusaha mikro kecil dan menengah.

Puncak dari acara Sekaten adalah Grebeg Maulud yang diadakan tanggal 12 Rabiā€™ul awal dalam kalender Hijriyah atau tanggal 5 bulan Mulud dalam penanggalan Jawa. Grebeg Maulud ditandai dengan pembuatan gunungan atau tumpeng yang dihiasi berbagai hasil bumi masyarakat setempat. Saat pelaksanaan, warga akan bererebut bahkan hingga menaiki gunungan demi mendapatkan berkah dari gunungan tersebut.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY