KOTAJOGJA.COM – Ketika berkunjung ke luar kota, transportasi adalah hal yang paling penting untuk diketahui. Terlebih jika Anda ingin berkeliling menjelajahi kota yang Anda kunjungi. Tak terkecuali di Jogja, Anda harus mengetahui transportasi apa saja yang bisa Anda naiki agar bisa tiba di tempat tujuan. Jogja memiliki transportasi tradisional dan modern, Anda bisa memilih salah satu di antaranya, bergantung dengan budget Anda. Kali ini akan kita bahas tentang transportasi di Jogja, Simak ya guys!

Mayoritas penduduk Jogja memiliki alat transportasi pribadi, terutama sepeda motor. Tapi bagi Anda yang tidak membawa kendaraan pribadi ke Jogja, Anda bisa menggunakan transportasi umum atau menyewa motor/mobil. Hampir semua transportasi di Jogja berputar mengelilingi kawasan Universitas Gadjah Mada (UGM), Malioboro, dan berhenti di Terminal Giwangan atau Terminal Jombor.

Berikut ini beberapa jenis transportasi di Jogja:

1
Mengendarai becak di sekitar Kota Jogja untuk mencari penumpang.

Becak

Becak adalah ikon transportasi di Jogja. Becak bisa Anda temukan di kawasan Kota Jogja dan sekitarnya. Terutama di kawasan Malioboro, Anda akan sering ditawari Rp5.000,- ke bakpia pathuk oleh penarik becaknya. Di luar kawasan Malioboro, rata-rata ongkos becak adalah Rp15.000,- ke atas, tapi Anda bisa menawarnya Rp10.000,- jika tempat yang dituju tidak terlalu jauh.

Becak yang didorong dengan sepeda adalah becak tradisional khas Jogja. Namun dengan seiringnya kemajuan zaman, becak pun mengalami perubahan, yakni didorong oleh sepeda motor. Becak motor atau bentor adalah nama variasi becak Jogja yang ramai dalam dua tahun terakhir. Harga bentor dan becak sepeda tidak beda jauh, tetapi naik becak sepeda lebih akan sangat terasa Jogja dan ketradisionalannya.

2
Delman di pinggir jalan. (www.rahmatmuhajir.wordpress.com)

Andong

Andong adalah salah satu transportasi tradisional Jogja yang menggunakan tenaga kuda untuk menariknya. Pada zaman dahulu, andong hanya digunakan oleh keluarga kerajaan dan bangsawan, namun pada pemerintahan Sultan HB VIII, andong mulai digunakan oleh masyarakat umum. Dan akhirnya andong digunakan hingga sekarang ini.

Andong beroperasi di sekitar kawasan Malioboro biasanya ditumpangi para wisatawan luar Jogja yang ingin berkeliling Malioboro dan Alun-alun Keraton Jogja. Sudah jarang andong digunakan untuk transportasi sehari-hari di sekitaran Jogja. Harga naik andong berkisar Rp50.000,- hingga Rp200.000,-. Jika Anda beruntung, Anda akan mendapatkan harga yang lebih murah dari penarik andongnya.

3
Salah Satu Bus Kota di Jogja (panduanwisata.id)

Bis Kota

Jogja memiliki bis berukuran besar (yaitu bis Kopata, Aspada, Puskopkar) dan berukuran kecil (misalnya bis D6) yang beroperasi dari pagi hingga sore. Bis-bis tersebut memiliki nomor atau huruf yang ditulis di depan kaca bis untuk menandakan jalur bis dengan jurusan tempat yang berbeda-beda. Misalnya untuk bis dengan nomor 4, Terminal Giwangan – Ringroad Selatan – Ngangkruk – Gedongkuning – Jl. Kusumanegara – Jl. Suryotomo – Jl. Suroto – UGM. Namun, bis ini hanya beroperasi di kawasan dalam ring road dan sekitarnya dari pukul 15.00 – 16.00 WIB, sehingga membuat penumpang harap-harap cemas jika ingin menggunakan bis ini menjelang sore.

Bis berukuran kecil beroperasi lebih lama dari pada bis besar. Bis ini beroperasi dari pagi sekitar pukul 6.00 WIB hingga 17.00 WIB. Bis kecil ini ada yang memiliki nomor untuk menandakan jalur dan ada yang tidak, biasanya memiliki jalur ke luar ring road. Bis kecil D6, beroperasi di ring road utara arah timur – Jl. Affandi – Jl. Colombo – UGM; sementara itu ada juga bis kecil dari Kaliurang ke UGM. Ongkos bis Jogja adalah Rp 4.000,- untuk semua jurusan dan jarak.

4
Angkutan Kota Jogja. (www.yuriska9192.blogspot.com)

Angkot

Keberadaan angkot Jogja tidak terlalu banyak dan jarang terlihat. Biasanya angkot Jogja beroperasi di sekitar pinggiran Kota Jogja dari pukul 6.00 hingga 17.00 WIB. Salah satu angkot yang masih ada hingga sekarang adalah angkot Mino, berwarna kuning. Dinamakan angkot mino karena angkot ini beroperasi dari arah Minomartani – Jl. Affandi – Jl. Colombo – UGM. Ongkos angkot ini sama dengan bis, yakni Rp4.000,- untuk semua jurusan.

5
Salah Satu Ojek di Jogja (kompasiana.com/wardhanahendra)

Ojek

Ada dua jenis ojek yang beroperasi hingga sekarang, ojek pangkalan dan ojek online. Ojek pangkalan bisa kita temukan di titik-titik tertentu, seperti terminal, pasar, atau daerah sekitar UGM. Naik ojek pangkalan ini ongkosnya berkisar dari harga Rp10.000,- ke atas.

Ojek online terdiri dari ojek online argo, seperti Ojack Taxi Motor dan Taximotor 86, dan ojek online aplikasi, yakni Go-Jek. Ojek online argo bisa dihubungi melalui SMS, telepon, WhatsApp, Line, atau BBM. Ongkos ojek ini Rp2.000,-/KM dengan harga argo pembuka berkisar Rp4.000,-. Untuk Go-Jek, Anda harus mengunduh aplikasinya di Play Store. Sama halnya dengan Go-Jek di Jakarta atau Bandung, Anda akan mendapatkan harga ojek ketika memasukkan daerah Anda ke daerah tujuan. Harga pembukanya berkisar Rp15.000,-.

6
Trans Jogja yang sudah beroperasi sekitar 5 tahun terakhir. (www.krjogja.com)

Trans Jogja

Trans Jogja adalah bis Jogja yang memiliki AC dan shelter khusus tempat penumpang naik dan turun. Trans Jogja tidak memiliki jalur khusus busway, seperti di Jakarta. Trans Jogja beroperasi dari pukul 6.00 – 21.00 WIB, namun untuk daerah tertentu, biasanya bis terakhir biasanya pukul 20.00 WIB. Tidak semua tempat yang dilalui trans Jogja, hanya jalan raya besar dan shelter ditempatkan di sekitar kantor, sekolah atau pasar. Ongkos trans Jogja Rp4.500,- dan untuk pemakai kartu debit tertentu biasanya mendapatkan potongan harga yang lebih murah.

7
Taksi Jogja model avanza. (www.taksijogja.wordpress.com)

Taksi

Taksi adalah transportasi modern di Jogja yang tersedia dalam 24 jam dan dapat dipesan secara online melalui telepon kantor atau aplikasi yang disediakan oleh perusahaan taksinya. Harga pembuka dimulai dari Rp6.000,- yang tercantum di argo, namun pembayaran taksi minimal Rp.25.000,-. Taksi menggunakan kendaraan mobil sedan dan minivan. Beberapa taksi rekomendasi Jogja yaitu taksi Jas, Indra Kelana, Pataga, Setia Kawan, dan Vetri.

8
Rental motor menjadi bisnis yang menjanjikan di Jogja. (www.bramnugra.com)

Sewa Sepeda, Motor, atau Mobil

Jika Anda tidak ingin menggunakan transportasi umum, Anda bisa menyewa sepeda, motor, atau mobil. Beberapa penginapan, rumah makan, dan toko tertentu menyediakan layanan rental kendaraan. Untuk sepeda motor, harga sewa berkisar Rp50.000,- hingga Rp100.000,- per hari. Untuk mobil, harga sewa berkisar Rp350.000,-.

Sudah siapkah Anda berpetualang di Jogja? Jangan lupa untuk bertanya kepada penduduk sekitar ke mana tempat yang Anda tuju, karena beberapa tempat di Jogja bisa dijangkau dengan jalan kaki. Demikian informasi transportasi di Jogja, semoga membantu.

Tulis Komentar

BAGIKAN
Artikel BerikutnyaBackpacker Guide ke Jogja