Ini Penjelasan Ilmiah Mengapa Keluar Saat Maghrib Dilarang

1586

Pasti kita pernah mendengar mitos mengenai larangan keluar rumah saat maghrib bukan? Para orangtua sering mengingatkan anak-anak mereka untuk masuk rumah ketika waktu petang. Alasannya  karena setan banyak yang berkeliaran saat waktu maghrib. Ternyata hal tersebut bukan sekedar mitos, karena dalam Islam juga membahas mitos tersebut.

Dalam hadist riwayat Shahih Muslim, Rasulullah bersabda “Janganlah kalian membiarkan anak-anak kalian saat matahari terbenam sampai menghilangnya kegelapan malam, sebab setan berpencar jika matahari terbenam sampai menghilang kegelapan malam,” (Dari Jabir dalam kitab Sahih Muslim).

Pada hadits tersebut, jelas menerangkan bahwa pada waktu peralihan dari sore ke malam, orangtua diminta untuk menjaga anak-anak mereka. Bahkan tidak jarang kita mendengar agar orangtua yang memiliki bayi agar mendekap atau berada di dekat bayi mereka ketika malam menjelang.

Prof. DR. Ir. H. Osly Rachman, MS dalam bukunya mengenai ilmiah keagamaan yang berjudul The Science of Sholat menjelaskan bahwa waktu menjelang maghrib, spectrum cahaya di alam akan berubah menjadi berwarna merah. Cahaya sendiri merupakan gelombang elektromagnetis yang setiap spectrum warnanya memiliki frekuensi, energy, dan panjang gelombang yang berbeda.

Dalam bukunya telah dijelaskan ketika sore berangsur menuju malam, terjadi perubahan spectrum warna alam yang memiliki kesamaan frekuensi dengan jin dan iblis, yaitu spectrum merah. Pada waktu ini, jin dan iblis memiliki tenaga yang kuat karena memiliki resonansi yang sama dengan alam. Pada waktu maghrib, penglihatan terkadang kurang tajam dengan adanya fatamorgana yang disebabkan oleh banyaknya tumpang tindih atau interferensi antara dua atau lebih gelombang.

Dalam Islam juga dijelaskan, bahwa ketika malam menjelang, bersamaan dengan datangnya kegelapan, setan akan mulai mencari tempat tinggal. Bahkan sebagian setan juga takut dengan setan lain yang memiliki kekuatan lebih besar. Karena itu, ketika maghrib tiba dianjurkan untuk menutup tempat kotor, menutup tempat air, menjauhi hewan, dan mengurangi kecepatan kendaraan. Kita juga disarankan untuk tidak duduk sendirian di tempat sepi, maupun melempar batu ke air, kamar mandi, dan kebun.

Untuk menambah perlindungan dari jin dan iblis, perbanyaklah doa dan dzikir, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Tulis Komentar

loading...